Lapangan Sepakbola Pondok Pesantren Al-Jauhar Tungkaran (PPAT) dipenuhi ratusan santri, walisantri, tamu undangan dan guru-guru KMI pada, Ahad (16/8). Apel Tahunan Khutbatul ‘Arsy ini merupakan agenda tahunan yang menandai dimulainya perjalanan akademik dan pengabdian di lingkungan kampus pesantren.
Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WITA, yang dihadiri oleh Pimpinan Pondok Pesantren Al-Jauhar Tungkaran Al-Ustadz Ruhul Jihad Fisabilillah dan Al-Ustadz Hulaifi Muhammad, serta para Guru-guru KMI dan santri PPAT.
Upacara diawali dengan pengibaran bendera Merah Putih yang berlangsung tertib dan penuh penghormatan. Setelah prosesi pembukaan, perhatian peserta tertuju pada amanat Inspektur upacara yang dibacakan oleh Pimpinan Pondok Pesantren Al-Jauhar Tungkaran Al-Ustadz Hulaifi Muhammad. Dalam amanat tersebut ditegaskan bahwa pesantren ini tiada niat utama selain ibadah, ibadah dan ibadah.
“di pondok ini, tidak ada niat utama selain ibadah, ibadah, dan ibadah. Tidak ada kata lain didalam sanubari selain Allah, Allah, DAN lillah.,” demikian pesan yang disampaikan dalam amanat tersebut.
Selain prosesi apel, acara juga dimeriahkan dengan berbagai penampilan seni dan budaya. Tari-tarian Nusantara yang dibawakan santri menghadirkan nuansa persatuan yang tinggi dalam atmosfer pesantren. Ragam gerak dan busana daerah tampil silih berganti, disambut antusias para peserta apel.
Sorak tepuk tangan beberapa kali terdengar dari peserta apel ketika adegan-adegan penting sejarah pondok dipentaskan. Drama maupun nyanyian itu tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga pengingat atas nilai perjuangan dan cita-cita besar para pendiri Gontor.
Melalui Apel Tahunan Khutbatul ‘Arsy ini, Pondok Pesantren Al-Jauhar Tungkaran kembali menegaskan untuk menjaga slogannya yaitu “Menjaga Akar identitas, Mentransformasi Nilai, Menuju Reputasi Pesantren Yang Kompetitif dan Berkelanjutan.”
Kontributor : Tim Media Al-Jauhar
Editor : Rozak